buterfly



Thursday, 18 November 2010

penyebab pergantian nama silet menjadi intens

KPI Stop Tayangan Silet
09/11/2011

Lantaran dianggap telah meresahkan masyarakat, khususnya warga di sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta, tayangan infotainment "Silet" di RCTI dikenai sanksi penghentian tayang oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Senin (8/11) malam.

Ketua KPI Pusat Dadang Rahmat Hidayat menyatakan, sanksi penghentian tayangan "Silet" itu dimulai pada Selasa (9/11) dan baru akan dicabut oleh KPI hingga pemerintah mencabut status "siaga" pada Gunung Merapi.

Tindakan tegas KPI bermula pada Minggu (7/11), saat "Silet" menayangkan paket tayangan mengenai pesan berantai yang memuat ramalan Gunung Merapi bakal kembali meletus pada Senin (8/11).

Ramalan tersebut lantas diperkuat oleh sejumlah pernyataan dari beberapa paranormal.

Imbas tayangan tersebut, lanjut Dadang, KPI menerima hingga ribuan pengaduan dari masyarakat, yang kebanyakan diantaranya melayangkan protes terhadap konten tayangan "Silet".

"Kami sudah mengeluarkan teguran, penghentian sementara terhadap program `Silet`, karena tayangan yang disampaikan itu sudah menimbulkan keresahan. 1.128 aduan dalam waktu satu hari akibat tayangan ini, hingga menyebabkan eksodus warga," kata Dadang.

Nah, pasca-sanksi yang dikeluarkan pihaknya, kata Dadang, KPI juga masih akan memantau, apakah tayangan infotainment "Silet" masih akan tetap tayang pada Selasa (9/11). "Kita lihat, apakah akan dipantuhi atau tidak," kata Dadang. (IRA)

Sumber foto: Bentang Jagad

0 comments:

Post a Comment